Lompat ke konten
M Perpustakaan saya
← Sang Duke yang Menolak Dicintai 31 / 31

Sang Duke yang Menolak Dicintai Bab 31

Setara bab 25 manhwa

Itu bukan rasa takut. Rasa takut akan habis; ini ingatan, yang lebih buruk, karena ingatan tahu persis di mana letak sakitnya dan punya seluruh waktu di dunia untuk mengingatkanmu.

—Llegas tarde —dijo ella sin levantar la vista del pergamino—. Otra vez.

—Llegué justo a tiempo —respondí—. Solo que a otra cosa.

Di luar, salju turun ke halaman dengan kelambatan administratif khas hal-hal yang tak terburu-buru berakhir. Di dalam, lilin sudah dua jam sekarat dan masih menyisakan setengah malam.

Ada beda antara mengetahui masa depan dan mampu mengubahnya, dan beda itu diukur dengan mayat. Aku belajar menghitungnya sebelum belajar mencegahnya.

Kuangkat tangan. Segel itu menjawab pada percobaan pertama — hal yang tak pernah terjadi selama dua puluh tahun di kehidupan sebelumnya — dan selama sedetik, hanya sedetik, kubiarkan diriku berpikir bahwa mungkin kali ini berhasil.

Lorong itu berbau batu basah dan besi tua. Kuhitung langkah menuju pintu — dua belas, selalu dua belas — lalu berhenti sebelum menyentuhnya, karena di kehidupan yang lain pintu itu merenggut satu lenganku.

Itu bukan rasa takut. Rasa takut akan habis; ini ingatan, yang lebih buruk, karena ingatan tahu persis di mana letak sakitnya dan punya seluruh waktu di dunia untuk mengingatkanmu.

—Llegas tarde —dijo ella sin levantar la vista del pergamino—. Otra vez.

—Llegué justo a tiempo —respondí—. Solo que a otra cosa.

Bab 31 dari Sang Duke yang Menolak Dicintai, juga terbit sebagai El Duque Que No Quería Ser Amado · The Duke Who Refused to Be Loved · O Duque Que Não Queria Ser Amado · Sarang-badgo Sipji Anh-eun Gonjak.